Skip to main content

follow us

Viral Video Penumpang Jadi Korban calo tiket di Bungurasih dan pentingnya perbaikan transportasi publik

Cerita tentang adanya calo tiket bukan hanya isapan jempol, baru -baru ini viral sebuah video yang menayangkan bagaimana calo bus di terminal bungurasih Surabaya. Dalam video yang beredar luas tersebut, seorang penumpang dipaksa oleh calo untuk membayar tiket bus 4 kali lipat dari harga tiket normal.

Keberadaan calo-calo tiket diterminal merupakan pemandangan yang biasa dan sangat membuat tidak nyaman bagi penumpang yang akan melakukan perjalanan dengan bus. Tidak jarang calo-calo tersebut mengintimidasi penumpang agar penumpang bersedia membeli tiket. Amat disayangkan sebenarnya terminal sebesar bungurasih, yang konon kabarnya merupakan terminal bus terbesar se Indonesia bahkan se Asia masih banyak calo-calo berkeliaran.

Video tersebut hanyalah salah satu kasus dari adanya calo, sebenarnya sudah banyak sekali calon penumpang yang menjadi korban calo atau preman di terminal, tapi sebagian dari mereka tidak melapor. Ada dua alasan calon penumpang tidak melaporkan, pertama, ada ketakutan kalau melapor karena biasanya calo biasanya tidak sendiri dan memiliki jaringan yang melibatkan oknum kru bus, bahkan juga oknum petugas terminal. Kedua, karena biasanya laporan dari korban calo tidak ditindaklanjuti.

Dengan viralnya video ulah calo tiket bus tersebut, semoga segera menjadi evaluasi menyeluruh baik pengelola terminal, pemilik perusahaan oto bus, untuk segera memperbaiki manajemen supaya penumpang menjadi nyaman menggunakan armada bus dan juga nyaman saat berada diterminal.

Kalau istilah dalam jual beli, pembeli adalah raja, namun nampaknya itu tidak berlaku antara penumpang dan penyedia jasa angkutan bus. Karena tidak banyaknya pilihan jasa angkutan yang tersedia, maka apapun kondisinya penumpang akan tetap menggunakan bus yang ada. Terutama bagi pengguna bus ekonomi, meskipun kondisi armada yang sangat tidak layak dan penuh resiko, mau tidak mau harus menggunakkannya.

Penyediaan layanan transportasi publik, menjadi salah satu tanggungjawab pemerintah untuk menjamin mobilitas masyarakat. Oleh karena itu pemerintah sebagai regulator, harus mendorong dan memberi sanksi bagi perusahaan jasa transportasi yang tidak memberikan jasa layanan transportasi yang baik. Pemerintah juga harus memberikan banyak plihan moda transportasi bagi masyarakat, sehingga masyarakat bisa nyaman untuk menggunakan jasa transportasi publik. Disamping itu, adanya monopoli trayek, menjadikan persaingan yang tidak sehat dan yang menjadi korbannya adalah masyarakat pengguna moda transportasi publik.

Pengelola terminal, harus berbenah secara total, karena terminal adalah tempat orang berpergian yang butuh kenyamanan, suasana yang aman untuk melakukan perjalanan. Oleh karena itu pengelola segera melibatkan aparat keamanan untuk memberantas calo, preman yang meresahkan calon penumpang.

Memberika sanksi yang tegas, terhadap perusahaan yang melanggar aturan seperti pelanggaran harga tiket, kru bus yang tidak memiliki etika, sopan santun dengan penumpang karena mereka adalah menjual jasa, sehingga kenyamanan dan keamanan mestinya menjadi hal yang utama, akan tetapi susahnya lagi-lagi penumpang tidak memiliki pilihan lagi.

Masalah adanya calo tiket bus merupakan salah satu masalah transportasi kita, masalah yang lainnya adalah soal kelayakan armada transportasi terutama bus umum. Standar kelayakan bus umum yang ada saat ini sangat belum memadai, terutama untuk bus-bus dengan tarif ekonomi. Kalau kita naik bus ekonomi bus Surabaya semarang misalnya, armada kebanyakan sudah tua, ditambah lagi sikap dari kru bus yang kurang sopan. Sering juga kita melihat sopir bus ugal-ugalan dengan alasan mengejar waktu.

Sebagai pengguna transpotasi umum, tentu kita berharap adanya moda transpotasi yang nyaman, aman, dengan kru yang sopan, kondisi armada atau bus yang layak sesuai dengan standart keamanan. Selain itu, kita juga memiliki pilihan ketika akan menggunakan transportasi umum dari daerah kita menuju pusat-pusat kota. Sudah saatnya pemerintah untuk merubah layanan transportasi yang lebih memanusiakan manusia, dengan mendorong penyedia jasa transportasi untuk memperbaiki kualitas layanan termasuk armada busnya. Semogaa!!!!

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar