Skip to main content

CORONA, Mbah Karto dan Kopi Pahit

Oleh: Cak DakelanPada: Maret 28, 2020

Setelah hampir dua minggu melakukan kerja dari rumah, pagi itu tiba-tiba aku kangen dengan rasa kopi kental pahit diwarung langananku. Setelah selesai sarapan, mandikan anak-anak langsung meluncur ke warung dekat kantor. Sepanjang perjalanan memang jalanan nampak sepi tidak seperti biasanya, beberapa toko terlihat tutup, namun dibeberapa tempat masih terlihat orang duduk disebuah warung dengan segelas kopi di depannya. Nampaknya daya Tarik kopi mengalahkan imbauan pemerintah untuk berdiam diri dirumah, bagi pecinta kopi Corona bukanlah hal yang menakutkan. Meskipun pemerintah dan aparatnya tidak lelah untuk menyampaikan tentang bahaya Virus corona ini, nampaknya bagi pecinta kopi hal itu tidak berlaku, sebagian mereka beranggapan bahwa dengan minum kopi justru akan meningkatkan daya ta…

APBDESA sebagai Instrumen Kesejahteraan Warga desa

Oleh: Cak DakelanPada: Maret 09, 2020

Selain mendapatkan kewenangan sebagaimana dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014, desa juga mendapatkan anggaran untuk menjalankan kewenangan tersebut. Berdasarkan amanat undang-undang Desa, sumber pendapatan desa berasal dari Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN atau dari pemerintah pusat. Sumber penerimaan lainnya adalah alokasi dana desa (ADD) yang bersumber dari APBD dari pemerintah daerah (Kabupaten/Kota). Saat ini desa minimal mengelola anggaran minimal Rp. 1 miliar yang bersumber dari DD maupun ADD dan penerimaan lainnya. Selain dua sumber penerimaan tersebut, sebagaimana diatur dalam Permendagri 20 Tahun 2018, desa juga berhak untuk menggali sumber pendapatan lainnya yang dikategorikan dalam Pendapatan Asli Desa (PADEsa). PADesa ini bersumber dari pengelolaan aset desa, hasi…

Kritik Warung Kopi

Oleh: Cak DakelanPada: Februari 25, 2020

Secangkir kopi panas menjadi teman yang pas saat hujan sore hari begini, apalagi dibarengi dengan obrolan yang lagi hangat. Sore itu, ditemani pak Saimo saya menikmati kopi dipinggir jalan didepan sebuah stasiun karena menunggu keberangkatan kereta api menuju Jakarta. “Sudah dengar mas, kalau diTuban lagi rame tentang pelaporan netizen yang dianggap menghina Bupati” Tanya pak Saimo mengawali pembicaraan. “Sudah sih pak, tapi ngak terlalu mengikuti jalan ceritanya. Memangnya bagaimana kronologisnya kok sampai ada pelaporan” Aku balik bertanya. Sambil menghisap rokok kretek kesukaanya, Pak Saimo mulai mengalirkan sebuah cerita. “Awalnya digroup medsos itu ada yang memposting tentang kondisi jalan yang rusak, nah postingan itu kemudian banyak yang mengomentari, namanya juga netizen mas, ja…

Pilkada Warung Kopi

Oleh: Cak DakelanPada: Februari 13, 2020

Seperti biasa sebelum membuka laptop, saya selalu mengawali ritual secagkir kopi di warung kopi, bukan cafe ya. Setelah 5 menit menunggu datanglah secangkir kopi hitam tanpa gula, segera kubuka tutup cangkir dan menuang kopi di lepek. Disela-sela menikmati kopi, tiba-tiba duduk seorang bapak yang juga pelanggan warung kopi, "Pagi mas, kok sendirian saja", sapanya. seblum ku jawab sapanya, dia sudah membuka obrolan. " sekarang ini banyak baleho ya mas gambarnya orang2 yang mau nyalon bupati". ada yang muka lama, ada yang baru dan saya blm pernah dengar, celoteh bapaknya. "menurut sampean, kira-kira apa motivasi mereka mau jadi bupati mas?" tiba-tiba dia bertanya, dan jujur aku ngak tahu harus jawab apa?. "Kalau motivasi kan bisa dilihat dari tulisan…

Kolaborasi PW NU Jatim dan Pemprov Jatim Tekan Angka Stunting

Oleh: Cak DakelanPada: Desember 23, 2019

Saat ini stunting masih menjadi masalah serius di Indonesia, berdasarkan Riskesdas tahun 2018 masih ada sekitar 27,7 % balita di Indonesia menderita stunting. Semua wilayah di Indonesia memiliki prevelansi stunting termasuk juga di wilayah provinsi Jawa Timur. Penyebab stunting sendiri multidimensi, paling tidak ada empat penyebab terjadinya stunting seperti praktek pengasuhan yang tidak baik, terbatasnya layanan kesehatan termasuk ANC, post natal dan pembelajaran dini yang berkualitas, penyebab lainnya yaitu kurangnya akses ke makanan gizi dan juga kurangta akses ke air bersih dan sanitasi. Karena penyebab yang multifactor, maka penyelesaian persoalan stunting juga harus dilakukan dengan pendekatan multisector. Semua pihak harus terlibat dalam penanganan persoalan stunting ini, baik…

Pilkada : Bukan Sekedar Ganti Kepala Daerah

Oleh: Cak DakelanPada: Desember 01, 2019

Media social mulai disesaki dengan kabar ramainnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), berita tentang penjaringan bakal calon yang dilakukan oleh partai politik, maupun gambar-gambar orang yang memasarkan diri untuk mengukur seberapa jauh dikenal oleh masyarakat seolah menjadi ritual setiap menjeleng pelaksanaan pemilukada. “banyak orang narsis sekarang” celetuk seorang teman. Pemilukada menjadi ruang bebas, terkadang susah untuk membedakan orang yang benar-benar ingin mengabdi memajukan daerah dengan orang yang beradu keberuntungan setiap musim Pilkada. Di Tuban dari kabar media social sudah banyak bermunculan figure-figur yang menyatakan akan ikur bertarung dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati. Ada wajah baru ada juga wajah lama yang selalu muncul setiap pilkada. Seb…

Menuju Demokrasi Data

Oleh: Cak DakelanPada: November 27, 2019

Data menjadi sesuatu yang sangat penting dalam setiap pengambilan keputusan, termasuk keputusan dalam mengambil kebijakan pembangunan baik dilevel pemerintah nasional, daerah sampai pada level desa. Penggunaan data yang akurat dapat menghasilkan kebijakan yang efektif, karena pengambilan keputusan didasarkan pada realitas yang dihadapi dan tidak sekedar didasarkan pada asumsi dari pengambil keputusan (Disession Maker). Dalam konteks pengambilan keputusan kebijakan pembangunan data bisa bersumber dari hasil penelitian dengan menggunakan metode yang ilmiah, atau melalui serangakaian proses partisipatif yang melibatkan pemangku atau stakeholders pembangunan pembangunan. Untuk itulah diperlukan keterbukaan data untuk meningkatkan validitas data, serta untuk mensinergikan data antar acto…